Emas Taekwondo Dibagi Rata

MADIUN-Tidak ada dominasi di hari pertama pertandingan Taekwondo di Pekan Olahraga Provinsi IV Madiun 2013. Dalam pertandingan yang berlangsung Rabu (26/6/2013) di Hall MAN 2 Madiun, sebanyak sembilan medali emas dibagi rata enam daerah.
tae kwon do1

Emas pertama didapat Kontingen Pamekasan yang menorehkan medali emas di nomor poomsae putra lewat atletnya Agus Ido Ruslan. Medali perak dan perunggu masing-masing diraih Maulana Rusli (Sampang) dan Herly Vitus (Surabaya)

Di sektor putri, emas menjadi milik Dewi Vijasari asal Lumajang. Ia unggul atas kontingen Pamekasan, Aprilia Dwi Rahayu (medali perak), dan Maria Franssica asal Surabayad di peringkat ketiga yang berhak atas medali perunggu.

Kemudian nomor kyorugi kelas -46 kg putri, kontingen Kota Kediri, Anisssa Putri Ayuningtyas menjadi yang terbaik. Peringkat kedua dengan medali perak ada Rivani Tesalonika Putri asal Kabupaten Pasuruan. Juara tiga bersama diraih Dini Lestari (Kota Blitar) dan Latifah Mutiara Putri (Kabupaten Probolinggo).

Atlet Kota Kediri masih menorehkan satu emas lagi di kelas -87 kg putra lewat Ryan Eka Ardhiansyah. Ia berhak atas medali emas setelah pada partai final mengalahkan wakil Tulungagung, Wahid Rohmat Setianto. Di peringkat ketiga ada Aditya Budiarto Jayadi (Ngawi) dan Alexius Hanavie (Surabaya).

Tak mau ketinggalan, Tulungangung akhirnya sukses mencuri medali emas dari kelas -74 kg putra lewat Ayub Tahta Admaja, yang partai puncak mengalahkan Lorentino Stephen asal Sidoarjo. Juara tiga bersama diraih Frandly Alfarindo Hirandi (Kabupaten Malang) dan Setyadi A Yamin (Surabaya).

Selanjutnya Kabaputen Malang giliran unjuk gigi di kelas -80 kg putra dengan menyabet emas. Ini setelah wakil Kabupaten Malang, Dharma Aditya Eka mengandaskan Arya Bimantara asal Kota Kediri di partai final. Untuk kelas ini, juara tiga bersama ada M Nur Iman (Kota Madiun) dan Dirgantara (Surabaya).

Satu lagi emas yang diraih kontingen Kabupaten Malang dari kelas -62 putri. Elisa Noliana unggul atas Ayu Wyas Sekar (Ponorogo) yang harus pusa dengan medali perak. Juara tiga pertama ada Kurnia Ningsih (Probolinggo) dan Wiwin Setyorini (Banyuwangi).

Emas kesembilan taekwondo di hari pertama jatuh kepada kontingen Surabaya, Gideon Julian Abednego setelah di final menumbangkan wakil Kota Kediri, Teguh Angkoso. Selanjutnya juara tiga bersama didapat Purwo Bayu Nugroho (Ponorogo) dan Sofian Zulkarnaen (Kabupaten Mojokerto).

Ketua Umum PB Porprov Dhimam Abror Djurait menyatakan, meratanya perolehan medali di cabor taekwondo menunjukkan pembinaan di daerah sudah mulai meningkat. “Tapi hasil hari ini belum bisa jadi ukuran, karena masih ada dua hari lagi, dan ada beberapa medali yang harus diperebutkan,” tuturnya.

Abror yakin, perebutan medali di cabor ini masih sengit. “Semuanya masih punya potensi, karena cabor ini tidak terukur. Persiapan masing-masing daerah yang akan menentukan hasil akhir,” kata Abror usai menyaksikan pertandingan taekwondo, Rabu (26/6/2013) siang.

Leave a Comment