Senam Surabaya Juara Umum

Madiun – Surabaya akhirnya mengungguli Gresik di perolehan terakhir medali cabang olahraga (cabor) senam. Surabaya total mengumpulkan tujuh emas, dua perak dan tiga perunggu. Sedangkan Gresik harus puas dengan posisi runner up karena hanya mampu mendapatkan enam emas dan tiga perak. Posisi ketiga diduduki Kota Malang dengan dua emas dan dua perak.
senam
Sedangkan di posisi keempat ada Kota Kediri dengan total perolehan satu emas, tiga perak dan satu perunggu.
Posisi kelima diduduki Kota Probolinggo dengan 1 emas, 1 perak dan 3 perunggu. Sebenarnya, hingga, Selasa (25/6) malam, Kabupaten Gresik masih memimpin dengan enam emas dan tiga perak.
Sedangkan Surabaya di posisi kedua dengan emat emas, satu perak dan tiga perunggu. Sementara Kota Malang di posisi ketiga dengan dua emas dan satu perak.
Namun pada hari terakhir, Rabu (26/6) siang, posisi klasemen akhirnya berubah setelah Surabaya mendapat tiga emas di tiga nomor terakhir yang dilombakan.
Nina Wimastuti dan Raja Dwi Permata memborong dua emas di hari terakhir. Turun di nomor aerobik single putri, Nina menyisihkan sesama atlet Surabaya, Dinda Asri. Sedangkan medali perunggu disabet atlet Kabupaten Mojokerto, Nandira.
Pada nomor aerobic single putra, Raja berhasil merebut medali emas. Ia menyisihkan Galang Rey asal Kota Malang dan Taqiyudin dari Kabupaten Malang. Galang dan Taqi berhak mendapat medali perak dan perunggu. Sedangkan di nomor aerobic mix, pasangan Raja dan Nina keluar sebagai yang terbaik menyisihkan Bagas Agfar/Chusnul dari Kota Pasuruan.
menurut technical delegate cabor senam, Indra Sibarani, Gresik dan Surabaya memang selalu bersaing menjadi yang terbaik di cabor senam. “Gresik unggul di senam artistik dan ritmik. Lainnya dikuasai Surabaya,” sebut Indra.
Ia menambahkan, keberhasilan ini sekaligus mengulang catatan manis Surabaya di Porprov III Kediri 2011 silam. Saat itu Surabaya juga keluar sebagai juara umum. Sedangkan di Porprov II Kota Malang 2009, Gresik yang terbaik. (*)

Leave a Comment